Basic Sea Survival (BSS) Training yang melibatkan PT Starvina Energi Indonesia (selaku vendor penyedia tenaga kerja/outsourcing & rekrutmen) dan PetroChina International Jabung Ltd. (selaku KKKS/operator blok migas di Jambi) merupakan program krusial untuk memenuhi standar aspek keselamatan kerja tinggi (HSE Mandatory).
Pelatihan BSS ini menitikberatkan pada metode pembelajaran berbasis praktik langsung (Learning by Doing) di kolam simulasi standar kedalaman minimal 3 meter. Materi inti yang wajib dikuasai peserta meliputi:
Teknik Water Entry:
Cara melompat dengan aman dari ketinggian platform tanpa mencederai diri sendiri saat harus meninggalkan kapal/rig (abandon ship).
Personal Flotation Device (PFD):
Kecepatan dan ketepatan memasang life jacket (jaket pelampung) serta teknik mengapung hemat energi (survival floating).
Uji Kelompok & Formasi:
Cara membentuk formasi berantai di air terbuka (heat escape lessening posture) guna mempertahankan suhu tubuh dari risiko hipotermia serta mempermudah tim penyelamat udara/laut mendeteksi posisi korban.
Life Raft Boarding:
Prosedur membalikkan, memanjat, dan mengoperasikan rakit penyelamat (life raft) di tengah perairan dalam situasi darurat.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian teori kelas dan simulasi basah (praktik air), peserta yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan Sertifikat Kelulusan Basic Sea Survival yang memiliki masa berlaku berkisar antara 2 hingga 3 tahun (sebelum wajib mengambil kelas penyegaran/refresher course). Kepatuhan training ini menjadi tolok ukur kesiapan audit keselamatan berkala di wilayah kerja hulu migas Sumatera.